Pendapat bahwa Homo Floresiensis merupakan jenis spesies baru manusia ditentang oleh para peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Para peneliti dari UGM tersebut berpendapat bahwa spesies Homo Floresiensis bukanlah spesies baru, melainkan nenek moyang dari orang-orang katai Flores yang menderita penyakit Microchepalia atau ukuran tengkorak dan otak yang kecil.

0 komentar untuk Dalam Jurnal Ilmiah Nature, Para Ilmuwan Lain Menjelaskan Homo Floresiensis Sebagai Spesies Baru Manusia. Akan Tetapi, Pendapat Ini Ditolak Oleh Peneliti UGM. Mengapa Demikian?

Saya tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dari jawaban. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencari yang benar.

Oleh karenanya, bila ada kesalahan dalam jawaban atau bingung, anda sangat saya perkenankan untuk berkomentar disini. Terima kasih.