Kehidupan beragama di Sriwijaya sangat semarak. Bahkan Sriwijaya menjadi pusat agama Buddha Mahayana di seluruh wilayah Asia Tenggara. Diceritakan oleh I-tsing, bahwa di Sriwijaya tinggal ribuan pendeta dan pelajar agama Buddha.

Salah seorang pendeta Buddha yang terkenal adalah Sakyakirti. Banyak pelajar asing yang datang ke Sriwijaya untuk belajar bahasa Sanskerta. Kemudian mereka belajar agama Buddha di Nalanda, India. Antara tahun 1011 - 1023 datang seorang pendeta agama Buddha dari Tibet bernama Atisa untuk lebih memperdalam pengetahuan agama Buddha.

0 komentar untuk Bagaimana Keadaan Kehidupan Beragama Di Kerajaan Sriwijaya?

Saya tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dari jawaban. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencari yang benar.

Oleh karenanya, bila ada kesalahan dalam jawaban atau bingung, anda sangat saya perkenankan untuk berkomentar disini. Terima kasih.